//
kamu sedang membaca
Berita, Cilegon

Pantai Cikuasa Diduga Jadi Tempat Mesum

Pantai Cikuasa yang ber­ada di sisi kiri Jalan Raya Ci­legon-Merak km 119, Kelurahan Ge­rem, Kecamatan Grogol, diduga menjadi tempat mesum. Menurut war­ga, setiap malam pantai yang su­dah direklamasi itu selalu di­singgahi pasangan muda-mudi yang membawa kendaraan ber­motor.
“Kalau siang yang terlihat ha­nya orang yang sedang meman­cing ikan, tapi kalau malam selalu ada pasangan yang mojok di pantai ini. Terkadang ada juga gerombolan pe­muda yang menggunakan pantai ini untuk pesta minuman keras,” kata Muhaimin, salah seorang warga, Rabu (30/11).
Ia mengaku sudah pernah meng­ingatkan para pengunjung pantai agar tidak menggunakan pantai itu sebagai tempat maksiat. Namun pe­­ri­ngatan itu tidak diindahkan. “Orang se­karang mah enggak tahu ma­­lu, di­ingetin malah cuek. Bahkan ada juga yang malah marah-marah, ki­­ta kan jadi bingung,” ungkapnya.
Pantauan Radar Banten Rabu (30/11) siang, sejumlah warga tam­pak sedang memancing di ujung pantai. Sampah bekas maka­nan dan minuman tampak ber­se­rakan di sela-sela batu yang me­numpuk di pantai seluas dua hek­tare itu. Bahkan botol bekas mi­numan keras berbagai merek juga terserak di lahan kosong tersebut. “Saya tidak tahu kalau pantai ini digunakan untuk mesum karena saya hanya mancing ikan di siang hari,” kata Sobari, warga Merak.
Camat Grogol Hayati Nufus me­ngaku terkejut bila Pantai Ci­kuasa dijadikan tempat mesum. Se­bab, beberapa bulan lalu pantai itu sudah steril karena sebuah wa­rung yang semula menjadi tem­pat mesum di pantai itu sudah diro­bohkan warga. “Saya baru men­dengar kalau pantai itu digu­nakan (tempat mesum) lagi. Kalau be­gitu dalam waktu dekat saya akan segera menggelar rapat pim­pinan kecamatan untuk mem­bahas masalah ini,” kata Nufus.
Dikatakannya, pantai itu sebenarnya baru direklamasi pada awal tahun ini. “Saya minta kepada pihak yang memiliki hak guna usaha di pantai itu segera dibuat bangunan, kalau mau mendirikan pabrik atau gudang ya segera saja dibangun agar tidak dijadikan tempat mesum,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Keca­matan Grogol-Pulomerak Mu­ham­mad Idris mengimbau warga untuk tidak menggunakan pantai sebagai tempat maksiat. “Dalam berbagai kesempatan imbauan ini sudah sering saya sampaikan kepada warga, saya sudah katakan bahwa perbuatan seperti itu lebih banyak mudarat diban­ding manfaatnya,” tegasnya.
Jika tidak ada halangan, Idris mengaku akan menghadap Walikota untuk menyampaikan masalah tersebut. “Jika Pak Wali merespons, kami sebagai warga akan meminta restu merazia Pantai Cikuasa. Informasinya bukan cuma di pantai, di warung-warung Jalan Cikuasa Atas juga digunakan tempat mesum,” tegasnya. (ibm/del/zen(radarbanten)

About infocilegon

All about Cilegon

Discussion

No comments yet.

Tinggalkan komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

December 2011
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Facebook Fans Page

%d bloggers like this: