//
kamu sedang membaca
Banten, Berita, Berita, Cilegon

Pemkot Waspada Banjir Selama 3 Bulan Ke Depan

Pemkot Cilegon me­netapkan waspada banjir se­la­ma tiga bulan mendatang. Pe­netapan ini ditegaskan Sekda Ci­legon Abdul Hakim Lubis ke­pada wartawan seusai mengikuti ra­pat kooordinasi penanganan ban­jir Ciwandan dengan PT KS dan PT KS Posco di Aula Pemkot Cile­gon, kemarin. “Semua kom­ponen mulai dari kelurahan, ke­ca­matan dan seluruh SKPD, tidak terkecuali KS dan KS Posco telah disiagakan serta disiapkan dalam rangka mengantisipasi banjir yang terjadi belakangan ini,” katanya.
Rapat tersebut dihadiri per­wa­kilan PT Krakatau Posco, PT Kra­katau Steel (KS) dan beberapa SKPD, seperti Badan Lingkungan Hi­­dup (BLH), Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Sosial, Badan Pembangunan Peren­ca­naan Daerah (Bappeda), Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlin­dungan Masyarakat (Kes­bang­limas), Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Dinas Kebersihan dan Pertamanan.
Dalam penanganan banjir, Pemkot juga akan menetapkan titik-titik evakuasi. “Termasuk pe­nyiapan tenda-tenda, pe­nye­diaan perahu karet, dan me­nyiagakan petugas Dinas Kese­hatan,” katanya.
Terkait banjir yang terjadi di Ciwandan, ia mengatakan hal ter­sebut merupakan siklus lima ta­hunan. Kondisi serupa pernah ter­jadi pada 2002, kemudian 2007 dan tahun ini. “Tapi banjir yang terjadi pada Minggu (8/1) lalu curah airnya jauh lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya,” katanya.
Untuk penanganan banjir di Ciwandan, Pemkot bersama Kra­katau Posco berencana membuat saluran air. “Kita akan bangun saluran air di beberapa titik,” ujarnya.
Menurutnya, saat ini yang paling efek­­tif adalah bagaimana segera menanggulangi banjir, dan bukan men­cari apa yang menjadi pe­nye­babnya. “Saya rasa fokus kita ada­lah bagaimana menangani banjir yang terjadi. Ini jauh lebih penting ketimbang mencari kambing hitam,” tegasnya.
Sementara Deputi Bidang Proyek Strategis PT KS Andi So­ko Setiabudi yang juga hadir dalam rapat koordinasi tersebut kepada wartawan mengaku akan berupaya semaksimal mungkin menangani banjir Ci­wandan. Termasuk dalam hal pembuatan tanggul saluran air di beberapa titik. “Tim sedang me­lakukan kajian untuk pem­buatan salurannya. Dalam waktu dekat pengerjaannya akan segera dilakukan,” katanya.
Selain saluran air, pihaknya juga membuat drainase bak kon­trol untuk menampung air bila saluran kelebihan debit air. “Drainase tersebut di bebe­rapa titik yang rawan terjadi banjir,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Cilegon Mahyumi Rasyid mengatakan, pihaknya telah menyediakan beberapa truk untuk mengangkut sampah-sampah akibat banjir beberapa waktu lalu. Pihaknya pun telah membentuk tim khusus untuk penanganan banjir Ciwandan.
Sedang Kepala Dinkes Cilegon Su­minar, mengaku telah me­nye­diakan satu tenda dengan sa­tu dokter umum dan tiga pe­rawat di lokasi banjir Ci­wandan. Mereka akan bekerja 24 jam penuh. Menurutnya, jumlah tenda yang terpasang dapat ditambah jika dibutuhkan. “Sifatnya fluktuatif, bila dibu­tuhkan kita akan tambah. Tim Din­kes akan bertugas di lokasi ban­jir selama tiga bulan lama­nya,” katanya. (mg05/del/zen)

About infocilegon

All about Cilegon

Discussion

No comments yet.

Tinggalkan komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

January 2012
M T W T F S S
« Dec    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Facebook Fans Page

%d bloggers like this: